PEMBENTUKAN SATUAN TUGAS KESETIAKAWANAN SOSIAL MELALUI KEGIATAN NATION CHARACTER BUILDING KESETIAKAWANAN SOSIAL DI MALANG – JAWA TIMUR

_DSC0088

 

Tunas muda merupakan salah satu asset bangsa yang sangat berharga. Bakat-bakat yang luar biasa dan pikiran yang penuh dengan kreatifitas sangat berpotensi untuk membangun perubahan bangsa menjadi lebih baik. Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, dan Kesetiakawanan Sosial melalui kegiatan Pembangunan Karakter Bangsa dengan penanaman nilai K2KS dan wawasan kebangsaan bermaksud untuk memperkenalkan dan mengingatkan kembali proses pembentukan NKRI dan semangat yang melingkupinya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Malang Raya, yaitu di di Grand Pujon View Hotel, Malang. Kegiatan Pembentukan Karakter Bangsa ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari 10 desa/kelurahan yang berbeda. Materi kegiatan ini antara lain tentang tonggak sejarah bangsa Indonesia, Revolusi Mental Karakter Bangsa, Perspektif Kesetiakawanan Sosial dan dilanjutkan dengan materi penanaman nilai kebangsaan melalui media pembelajaran dalam dan luar kelas.

Pembelajaran dalam kelas dimaksudkan sebagai pondasi dasar pengetahuan generasi muda Malang raya dalam membentuk kerangka berfikir tentang nilai-nilai dan karakter bangsa. Pemahaman tersebut kemudian di simulasikan melalui permainan lapangan yang membentuk kerjasama, kekompakan, tanggung jawab, kepedulian, dan rasa saling percaya.Pengkondisian 2 metode ini untuk membawa proses pembentukan perasaan yang sama, proses dialog untuk menyelesaikan masalah. Proses pembentukan komitmen berjalan seiring proses pembelajaran. Proses yang terjadi kemudian dikembangkan melalui serangkaian diskusi untuk membuka kesadaran akan potensi peran yang dapat dilakukan oleh peserta sebagai individu maupun sebagai jaringan.

Generasi muda Malang Raya dibekali keterampilan untuk menggali nilai-nilai dasar pembentuk paham kebangsaan (nasionalisme). Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa esensi dari nilai kepahlawanan adalah pengorbanan, keperintisan adalah patriotrisme – militansi, dan  kesetiakawanan sosial adalah kepekaan (sense of). Melalui serangkaian pola pembelajaran, generasi muda menyadari bahwa esensi nilai ini yang kemudian dikembangkan dalam perasaan yang bersifat menjadi komunal (kohesi sosial). Nilai inilah yang ditransformasikan menjadi karakter bangsa Indonesia. Semangat ini kemudian didorong ke arah semangat pembaharu akan perubahan yang lebih baik. Pada akhir kegiatan, pengetahuan ak_DSC0178an semangat perubahan diaplikasikan pada suatu rencana kerja.

Rencana kerja ini merupakan pengembangan dari  Metode Participatory Assesment dan Kertas Kerja. Kedua metode tersebut digabungkan sehingga menjadi sebuah rencana kerja yang disesuaikan dengan masalah yang ada disetiap desa/kelurahan. Peserta dikelompokan dalam masing-masing desa/kelurahan, kemudian mendiskusikan masalah, faktor penyebab, hingga langkah pemecahan masalah. Kemudian perwakilan dari setiap desa menganalisis hasil kerja desa lain. Dengan demikian, diharapkan akan muncul suatu kesadaran tentang masalah dan cara mengatasinya. Efek turunan dari kegiatan tersebut adalah munculnya kekrtitisan mengenai langkah nyata untuk menjadi individu yang solutif, yaitu munculnya generasi muda yang tidak hanya mampu mengkritisi namun juga mampu memberikan solusi dalam sebuah langkah nyata yang pasti di wilayah Malang – Jawa Timur.

Salam Kesetiakawanan Sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *